Label

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Mind, Body and Soul Acting Course

Setelah sukses menyelenggarakan beberapa workshop dengan Slamet Rahardjo, Robert Draffin akan kembali hadir pada 22 - 28 Februari 2012 di Teater Populer untuk mengadakan workshop akting Mind, Body and Soul. Pelatihan berbentuk workshop ini akan diselenggarakan selama tujuh hari bagi anda aktor/aktris yang masih haus akan ilmu dan ingin terus mengasah kemampuannya. Kami mempertemukan dua guru besar akting.Slamet Rahardjo dan Robert Draffin untuk membagi ilmu dan rahasia suksesnya pada Anda.

Informasi lebih lanjut hubungi ZAMILIA: 08129155028

Brosur workshop: http://www.docstoc.com/docs/112321813/Mind_-Body-and-Soul-acting-Course

Pinangan dan Penagih Hutang




Pada hari Rabu, 2 Maret 2011 Teater Populer mengadakan pertunjukan kecil yang terdiri dari dua buah karya drama satu babak yaitu "Pinangan" dan "Penagih Hutang" karya Anton Chekhov penulis ternama dari Rusia. Chekhov lahir di Taganrog, Rusia pada 17 Januari 1860. Meskipun karya-karya Chekhov sebetulnya bertema tragis, namun disampaikan dengan cara yang ringan dan menggelitik sehingga ia dikenal sebagai seorang jenius yang humoris. Naskah "Pinangan" yang kami gunakan adalah adaptasi Suyatna Anirun dan Jim Lim; sedangkan naskah "Penagih Hutang" adaptasi oleh Teguh Karya. Kedua pementasan tersebut disutradarai oleh Slamet Rahardjo.

Pinangan, merupakan karya Chekhov yang ditulis sekitar tahun 1888-1889 dan pertama kali dipentaskan pada 1890. Pinangan merupakan komedi situasi yang ringan dan kocak mengisahkan Agus Tubagus (Trisa Triandesa), seorang bujang lapuk berpenyakitan yang datang untuk meminang Ratna Rukmana (Antie Damayantie), putri dari Raden Rukmana (Aki Zulfikar). Belum sempat Agus meminang Ratna, mereka berdua terlibat dalam sebuah adu mulut tentang kepemilikan sebuah bangunan. Melihat perseteruan ini, Raden Rukmana mengusir Agus Tubagus keluar rumah. Lalu Raden Rukmana memberitahu Ratna maksud dan tujuan kedatangan Agus yaitu untuk melamarnya. Ratna histeris dan meminta ayahnya untuk memanggil Agus kembali. Setelah Agus kembali, lagi-lagi mereke adu mulut. perserteruan semakin memanas hingga akhirnya Agus jatuh pingsan. Setelah siuman, Raden Rukmana memaksa agar Ratna menerima pinangan dari Agus dan segera menikah.

Penagih Hutang pertama kali dipertontonkan pada 28 Oktober 1888 di Moskow. Inti cerita ini adalah seorang laki-laki kuat dan kasar bernama Tirto (Kiki Narendra) yang datang untuk menagih hutang pada seorang janda ditinggal mati suaminya, Haryati (Gesata Stella). Haryati sedang termenung dan menangisi kematian suaminya di ruang tamu ditemani oleh Tentrem (Hendro Djarot), seketika ada Tirto datang yang datang untuk menagih hutang yang ditinggalkan suami Haryati. Haryati tidak bisa memberikan uangnya pada saat itu juga namun Tirto bersikukuh. Mereke berseteru hebat bahkan hingga akan perang tanding menggunakan pistol. Namun Tirto yang hidup menyendiri dan kesepian luluh melihat kecantikan Haryati dan seketika ia jatuh hati. Begitupun dengan Haryati yang sudah tujuh bulan menjanda terpikat pula oleh Tirto. setelah segala perseteruan yang terjadi akhirnya mereka saling jatuh cinta.

Pementasan ini dihadiri lebih dari 100 undangan yang datang dari berbagai kalangan yaitu seniman, kritikus, pengamat seni, masyarakat umum dan keluarga besar Teater Populer, diantaranya Christine Hakim, Alex Komang, Hengky Soelaiman, Sylvia Nainggolan, dll. Pementasan ini diakhiri dengan sebuah diskusi singkat yang menarik dengan tamu undangan, yaitu Erros Djarot, Arswendo Atmowiloto, Butet Kartaredjasa, Putu Wijaya dan ikut pula berpartisipasi tamu yang hadir. Pementasan ini merupakan awal kebangkitan Teater Populer sekaligus memperkenalkan para pekerja kreatif generasi baru yang tergabung dalam Teater Populer. Kami ucapkan terima kasih bagi semua tamu undangan yang hadir serta saran dan kritik yang telah diberikan.

Nantikan pementasan kami berikutnya. Salam Teater Populer!

Gladiactor

Gladiactor1

GLADIACTOR, merupakan forum pelatihan akting untuk peminat seni akting guna mengembangkan dirinya. Baik sebagai seorang aktor, sutradara dan penulis skenario.
Slamet Rahardjo Djarot, selaku ketua mentor dalam forum ini akan memberi sekaligus membukakan pengertian dan pemahaman tentang akting untuk film dan televisi.

Materi Pelatihan:
- Penciptaan/pengadeganan: dengan melakonkan sebuah peran tertentu
- Analisis skenario
- Analisis peran
- Dramaturgi
- Proses psikologis dalam penciptaan peran
- Aspek Sosial-Budaya dalam seni peran
- Body – Soul – Mind (body expression)

Pendekatan Belajar :
Proses belajar berlangsung dengan menggunakan pendekatan Experiential Learning dari David Kolb. Pendekatan ini menekankan pada pengalaman nyata yang memberikan pemahaman, kesadaran, dan penghayatan mengenai apa yang dipelajarinya.

Tenaga Pelatih :
Pelatih Utama :
Slamet Rahardjo Djarot (Aktor, Sutradara)
Dr. Dewi S. Matindas (Pakar Psikologi)
Dr. Arief Mudatsir Mandan, M.Si (Pakar Sosiologi)
Dewi Hafianti, S.Sn (Dosen Tari, Penari)

Pelatih Pendamping :
Drs. Adiparanajaya, Alex Komang, Tri Rahardjo

Tamu Pembanding :
Seniman Berprestasi yang peduli pada kegiatan seni.

Sertifikat Teguh Karya diberikan kepada peserta berdasarkan evaluasi tentang kemampuan dan tingkat partisipasi dalam pelatihan.

Pusat Pelatihan :
Kagiatan Pelatihan GladiActor dipusatkan di Sanggar Teater Populer karena faktor kesejarahan serta kelengkapan fasilitasnya sebagai sanggar kerja seni.

Fasilitas Sanggar :
Ruang Pelatihan, Ruang Kelas, Ruang Perpustakaan, Ruang Makan, Locker, Hot Spot.ihan

Metode Pelatihan :
Praktikum, Diskusi Kelompok, Ceramah Singkat, Simulasi, Studi Kasus, Penugasan

Pelatihan ini sudah dilangsungkan sebanya tiga kali. peserta yang telah mengikutinya antara lain: Ario Bayu, Senk Lotta, Cholidi Asadil Alam, Lukman Sardi, Paulus Otto, Astri Nurdin, Eduwart Manalu, Olivia Zalianty, Ryan Syahputra, Gesata Stella, Antie Damayantie, dan Zendhy Zaen.

The Mind, Body and Soul

The Mind, Body, and Soul of Acting with Robert Draffin and Slamet Rahardjo. Demikian tajuk pelatihan singkat seni peran bagi aktor dan aktris di Indonesia. Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Teater Populer dan Liminal Theater Australia atas dukungan Australia-Indonesia Institute. Pelatihan ini memberikan pemahaman dan pendalaman mengenai seni peran dan melatih kepekaan rasa, ketajaman analisis dan olah tubuh sebagai media kreatif bagi seorang aktor/aktris.

Pelatihan ini telah diselenggarakan sebanyak dua kali. Prisia Nasution, Kiki Narendra, Sutra Ramadhani Djarot, Dennis Adishwara, Trisa Triandesa, Ramon Y. Tungka, Khiva R. Iskak, Atiqah Hasiholan, Gesata Stella, Jack Saputra, Clarisza Runtung, Dora Angela, Vania Christy, Yogi Finanda, Aryadila Yarosairy dan Olga Lydia. Mereka telah merasakan bagaimana gerakan tubuh dapat berirama dalam ruang dan waktu.






Mercedes Benz Show

Mercedes Benz Show

FTV Krisis

FTV Krisis